Amanat Pak Tono

Pak tono sudah berusia senja dan sakit2an, dokter segera memerintahkan pak tono untuk dirawat di UGD dan diberi selang oksigen.

Keesokan harinya tetangga p tono menjenguk. mereka langsung menyalami p tono dan menanyai keadaannya, datang giliran pak RT.
Pada waktu pak RT menyalami pk tono, mendadak pk tono kelihatan melemas & nafasnya tersenggal2.

Pak tono berusaha berbicara sesuatu tetapi terlalu lemah. akhirnya pk tono berusaha mengambil kertas dan menulis sesuatu. kertas itu lalu diberikan kpd pk RT.

Merasa kertas itu adalah amanat dari pk tono yg terakhir, pk RT langsung menyimpan kertas itu ke dlm sakunya dengan khidmat, pk tono pun meninggal dunia. segera ia dimakamkan, dan sore harinya diadakan doa bersama. Pk RT yang merasa punya amanah dari pk tono langsung membacakan kertas titipan pak Tono di depan keluarganya

Pak RT lantas membaca pesan dengan keras, “pak RT, tolong jangan injak selang oksigen saya.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: